Cara membuat kode QR
- Pilih isi kodenya: tautan, teks biasa, Wi-Fi, kartu kontak, email, SMS, panggilan telepon, lokasi peta, atau acara kalender.
- Isi detailnya. Jika mau, ubah warna dan bentuknya, atau tambahkan logo dan bingkai “Pindai saya”. Kode diperbarui saat Anda mengetik.
- Unduh PNG untuk layar dan dokumen, atau SVG, PDF, atau EPS untuk cetakan tajam dalam ukuran berapa pun. Pindai dengan ponsel Anda sebelum mencetak dalam jumlah banyak.
Perlu diketahui
Banyak situs kode QR membuat kode “dinamis”: setiap pemindaian melewati server mereka terlebih dahulu, dan kode berhenti berfungsi saat masa uji coba berakhir kecuali Anda membayar. Kode di sini berbeda. Kode ini memuat tautan atau detail Anda secara langsung, jadi tetap berfungsi selama tautannya masih berfungsi, dan tidak ada yang bisa melacak siapa yang memindainya. Kode dibuat oleh browser Anda, di perangkat Anda.
Setiap jenis kode memakai format yang bisa dibaca kamera ponsel tanpa aplikasi tambahan. Kode Wi-Fi memungkinkan tamu terhubung tanpa mengetik kata sandi. Kode email, SMS, atau telepon membuka aplikasi yang sesuai dengan detail yang sudah terisi, tetapi tidak ada yang terkirim sampai orang tersebut mengetuk Kirim atau Panggil. Kode lokasi peta memuat tautan Google Maps biasa, karena tautan itu bisa dibuka di semua ponsel; format lainnya, “geo:”, tidak selalu bisa dibuka di iPhone. Acara kalender disimpan dalam waktu universal (UTC), jadi ponsel di zona waktu mana pun menampilkan waktu lokal yang benar. Kamera iPhone menawarkan untuk menambahkan acara; di Android tergantung ponselnya, dan sebagian hanya menampilkan teksnya.
Anda bisa mengubah warna, memakai kotak bersudut bulat atau titik, membulatkan tiga penanda sudut, menambahkan logo, dan memasang keterangan seperti “Pindai saya” di dalam bingkai. Tepi polos selalu dipertahankan di sekeliling kode, karena ponsel membutuhkannya untuk menemukan kode. Dengan logo, kode memakai koreksi kesalahan terkuat (H), jadi tetap bisa dipindai meskipun hingga 30% bagiannya tertutup, dan logo mengambil maksimal seperlima lebar kode. Warna gelap di atas latar terang paling mudah dipindai: alat ini memperingatkan Anda jika kontrasnya terlalu rendah atau warnanya terbalik. Semakin banyak isi kode, semakin padat kodenya, dan kode yang padat perlu dicetak lebih besar.
Pertanyaan
Apakah kode QR ini bisa berhenti berfungsi?
Tidak. Kode ini tidak bergantung pada kami atau pada akun apa pun. Kode tautan tetap berfungsi selama situs web yang dituju masih ada, dan kode Wi-Fi selama nama jaringan dan kata sandinya tidak berubah.
Bisakah saya menambahkan logo dan warna saya?
Bisa. Pilih gambar dari perangkat Anda (PNG, JPG, WebP, atau SVG) dan gambar itu ditempatkan di tengah pada bidang polos, maksimal seperlima lebar kode. Buat kode tetap gelap di atas latar terang. Kotak biasa bisa dibaca semua pemindai. Kamera ponsel juga bisa membaca bentuk bulat dan titik, tetapi beberapa aplikasi pemindai lama kurang andal membacanya, jadi pindai hasil cetak uji terlebih dahulu.
File mana yang sebaiknya saya unduh?
PNG untuk layar, dokumen, dan situs web (lebar 512, 1.024, atau 2.048 piksel). SVG, PDF, atau EPS untuk dicetak: tetap tajam dalam ukuran berapa pun. PDF tersedia di halaman kecil tersendiri, atau di tengah halaman A4 atau US Letter. Logo di dalam SVG, PDF, dan EPS tetap berupa gambar berukuran hingga 400 × 400 piksel. PDF dan EPS hanya bisa menulis huruf Eropa Barat dalam keterangan, jadi untuk alfabet lain gunakan PNG atau SVG.
Seberapa besar sebaiknya saya mencetaknya?
Alat ini menampilkan ukuran minimum di bawah kode, misalnya 2 cm (0,8 inci) untuk tautan pendek. Teks yang panjang menghasilkan kode yang lebih padat sehingga perlu dicetak lebih besar. Pertahankan tepi polos di sekeliling kode, dan uji dengan ponsel.
Apakah yang saya ketik dikirim ke situs ini?
Tidak. Kode dibuat oleh browser di perangkat Anda, dan apa pun yang Anda ketik tidak dikirim ke kami atau ke pihak lain. Pemindaian kode juga tidak melewati kami.
Halaman terakhir ditinjau 30 Oktober 2026.